Jumat, 26 Oktober 2012

Sholat Idul Adha di RW-10 Berlangsung Khidmat

Sesungguhnya ada tiga alasan mengapa kita harus bertaqwa. Pertama, bahwa hidup di dunia sesungguhnya sedang membekali diri untuk tujuan kehidupan selanjutnya yaitu kehidupan di akhirat. Bekal yang dapat kita bawa ke kehidupan akhirat itu tiada lain adalah ketaqwaan kepada Allah SWT. Kedua, untuk menghindari ancaman yang mengerikan yakni neraka. Dan ketiga, orang yang bertaqwa akan dijanjikan Allah SWT untuk mendapatkan surga.

Demikian disampaikan Khatib/Iman Idul Adha, Ustadz Ade Hanafi, SPD.I, dalam uraian  Idul Adha pada Sholat Ied yang berlansung di lapangan Jl Jayapura RW-10 Antapani Kidul, pada Jum'at pagi (26/10).

Menurut Ustadz Ade, orang yang bertaqwa adalah mereka yang dijanjikan untuk masuk ke dalam Surga sebagaimana dalam salah satu firman Allah, "bersegeralah menuju ampunan Allah dan masuklah ke dalam surgaKu."

Sementara hakekat berqurban melalui pmotongan hewan qurban, menurut Ust Ade Hanafi, adalah guna menumbuhkan dan membentuk jiwa berkurban. Jiwa berkurban sebagai pengejawantahan ketundukan dan kepatuhannya pada perintah Allah SWT. Hal ini sebagaiman yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim pada saat mendapat perintah untuk menyembelih Ismail, putra satu-satunya yang sangat disayangi.

"Sesungguhnya Allah senantiasa menguji ketaqwaan kita. Apakah kita di akhirat kelak, di Padang Mahsyar, berada di barisan sebelah kiri yang merugi atau sebelah kanan yang beruntung karena ketaqwaannya kepada Allah SWT," demikian kata Ust Ade.

Di dunia ini lanjut Ust Ade, hanya ada empat golongan orang, yakni: Mereka yang berilmu dan berharta; Orang yang berilmu tapi tak berharta; Orang yang tidak berilmu tapi berharta; dan Orang yang tidak berilmu dan tidak berharta. Dari keempat golongan orang itu seburuk-buruknya manusia adalah Mereka yang tidak berilmu tapi berharta. Karena dengan tiadanya ilmu, harta mereka akan digunakan untuk hal-hal yang mubazir bahkan kemaksiatan.


Sebelum dilaksanakan Sholat Idul Adha, terlebih dahulu disampaikan sambutan oleh Ketua DKM Al-Muhajirin, Drs. H. Sigit Tjiptono, M.Sc, yang menyampaikan rasa syukurnya pada Allah SWT, bahwa di lingkungan RW-10, hewan qurban sebanyak 34 ekor, yang terdiri 10 ekor Sapi dan 24 kambing. Atau jumlah warga RW-10 yang melaksanakan ibadah qurban sebanyak 94 orang.

Selain itu H Sigit juga menginformasikan beberapa program rutin mingguan DKM Al-Muhajirin. Antara lain: Pengajian pada Rabu ba'da Isya, Sabtu ba'da Subuh (Ust Wawan Darmawan) dan Minggu ba'da Isya (Ust Abu Yahya).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar