Sabtu, 06 Agustus 2016

Lebih Tinggi dari Presiden

Intermezo Sejenak:

Seperti  biasa, hari itu Jokowi sedang blusukan. Kali ini ke daerah Sumut.

Tiba-tiba ulah isengnya kumat. Dia minta yang pegang kemudi. Sopirnya disuruh duduk di jok sampingnya.

Mobil Innova hitam yang dikemudikan Jokowi meluncur mulus di jalan protokol di salah satu kota provinsi Sumut.

Namun tak lama kemudian mobilnya dihentikan polisi. Dia diminta minggir. Rupanya dia melanggar marka jalan.

Aiptu Ginting, petugas polisi yang mencegatnya, segera menghampiri mobil Jokowi. Ketika Jokowi membuka jendela mobil, Aiptu Ginting kaget hampir terlonjak. Dia sangat mengenal wajah sopir innova itu. Lalu dia melapor ke komandannya.

Aiptu Ginting: "Siap komandan. Saya baru saja mencegat mobil pejabat tinggi yang melakukan pelanggaran lalu lintas."

Komandan: "siapa? Pak Walikota?"

Aiptu Ginting: "Siap komandan. Bukan!"

Komandan: "Pak Gubernur? Ataukah Pak Pangdam?"

Aiptu Ginting: "Siap komandan. Bukan juga!"

Komandan polisi  jadi penasaran. Siapa gerangan pejabat tinggi itu?

Komandan: "Kamu bilang bukan Pak Walikota, bukan Pak Gubernur, bukan pula Pak Pangdam. Siapa sebenarnya beliau?"

Aiptu Ginting: "Siap komandan. Saya sendiri tidak tau persis. Tentu jabatannya lebih tinggi dari presiden. Soalnya sopirnya aja Jokowi."

Selamat beraktivitas!
(Sumber whatsApp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar