Minggu, 12 Februari 2017

Sangatlah mudah bagi Allah

Sangat mudah bagi AllahSWT untuk membunuh Abu Jahal, menghabisi Fir'aun dan membinasakan Namrud.

Sangat mudah bagi AllahSWT untuk membunuh Donald trump, menghabisi Assisi, dan membinasakan Netanyahu.

Sangat mudah bagi AllahSWT untuk menghancurkan Israel, membinasakan Amerika dan menenggelamkan Rusia.

Sangat dan sangat mudah bagi AllahSWT untuk membinasakan si A, mengubur si B dan mencabut nyawa si C.

Sangat mudah bagi AllahSWT untuk memenangkan partai-partai ISLAM, menyatukan hati-hati ummat dan mencerai beraikan barisan musuh.

*Tapi Allah SWT ingin melihat usahamu, mendengar keluhanmu, dan mengambil sebahagian darimu sebagai syuhada'*

AllahSWT ingin melihatmu berlelah-lelah, berkeringat dan bersusah-susah, agar kelak ada hujjah bahwa engkau pantas mendapatkan Taman Syurga-Nya.

إِنْ يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِثْلُهُ ۚ وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa;

Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran);

dan supaya AllahSWT membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada';

Dan AllahSWT tidak menyukai orang-orang yang zalim. (QS. 3:140)

Tugas kita *bukan memenangkan pertarungan*. Sebab kemenangan itu hak progratif AllahSWT.

*Tugas kita adalah istiqamah dalam bekerja, berbuat dan bertarung* sampai AllahSWT menentukan ketentuan-Nya atau ajal datang menjemput.

*Maka tak usah kau sesalkan. Tak usah kau risaukan. Kita hanya menjalankan kerasnya pertarungan dalam waktu yang sangat singkat ini*.

Agar kita bisa mereguk bercawan-cawan anggur kenikmatan dalam waktu yang panjang dan masa yang tak terbatas.

Bismillahirrahmanirrahim...
Allahu Akbar... Allahu Akbar...

Jangan takut-takuti kaum muslimin dengan kematian. Karena kami adalah keturunan Hamzah bin Abdul Muthalib sang singa AllahSWT.

Jangan takut-takuti kaum muslimin dengan ancaman-ancaman Kesulitan duniawi. Karena kami adalah keturunan Umar bin Khattab yang bahkan syaiton pun yg takut padanya.

Jangan takut-takuti kaum muslimin dengan banyaknya barisan pasukan bersenjata dengan kegagahan tanknya. Karena kami adalah keturunan Khalid bin Walid sang pedang AllahSWT yang membuat ratusan ribu pasukan Romawi gentar dan mundur dari Medan perang.

Sungguh jangan menakut-nakuti kami. Karena semakin kalian berusaha, hai musuh-musuh AllahSWT. Sesungguhnya AllahSWT sedang menyusupkan ketakutan yang besar dalam hati-hati kalian.

Kalian tampak bersatu padu membuat makar, namun sebenarnya hati kalian tercerai berai.

Hati-hati kami bersatu untuk menegakkan dan membela agama AllahSWT.

Kami tidak akan lari sebagai seorang pengecut karena kami pejuang sejati,
In Syaa Allah.

Kami bukan mengejar recehan rupiah, tapi kami sedang mengejar syahid.

Kami bukan mengejar jabatan kursi dunia, tapi kami sedang mengejar Syurga-Nya.

Jangan menakut-nakuti kami para wanita muslimah.

Jangan takut-takuti kami agar mencegah suami-suami kami membela agama dan kitab suci-Nya.

Jangan takut-takuti kami dengan gas air mata, tank baja atau bahkan kematian.

Karena kami adalah keturunan Ibunda Khadijah RA yang akan menguatkan hati pujaan hatinya dan membantu dengan segala daya upaya demi membela agama AllahSWT.

Jangan menakuti kami dengan kematian diusia muda anak-anak kami.

Karena kami adalah keturunan Ibunda Khansa yang melahirkan mujahid-mujahid pejuang sejati.

Tetaplah berjuang, karena mereka terus berusaha menyisipkan rasa takut yang besar pada barisan ummat ISLAM yang bersatu padu membela agama AllahSWT. dan terus berusaha memecah belah PERSATUAN UMMAT ISLAM.

Tetaplah berjuang, karena makar-makar mereka tidak sebanding dengan makar-makar AllahSWT yang jauh melebihi logika pendek manusia.

Wallahu a'lam...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar