Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Islamisasi Bukan Arabisasi

Gambar
Beberapa hal yg perlu difahami: 1. Menjadi Muslim berbeda dengan menjadi orang Arab maka Islamisasi jelas-jelas berbeda dengan Arabisasi 2. Islam bukan ajaran Arab, walau Al-Qur'an berbahasa Arab, dan Nabi Muhammad dari kaum Arab | Islam itu jalan hidup, prinsip hidup 3. faktanya, turunnya Islam justru ditentang kaum Arab di masa itu | karena Islam datang mengubah tradisi, keyakinan, kebiasan jahil Arab 4. Islam datang kepada kaum Arab membawa tatanan samasekali baru | baik dalam hal tradisi, kebiasaan, akhlak, hukum, juga cara hidup 5. perlu dicatat, karena Al-Qur'an dan Nabi Muhammad berbahasa Arab | maka bahasa Arab juga tidak bisa dipisahkan dari agama Islam 6. juga kewajaran, bahwa agama Islam awalnya disebarkan oleh orang Arab | karena memang agama Allah yang pamungkas ini berasal dari sana 7. mengenai tokoh-tokoh besar agama Islam ini adalah orang Arab | itu pun wajar saja, karena merekalah kaum awal yang beragama Islam 8. jadi bisa dikatakan, Arab bel

Bocah Tertekan Jiwa

Gambar
Ini adalah kisah nyata seorang bocah yg Kena Gangguan Jiwa karena Terlalu Banyak Mengikuti Les Kisah yang sungguh membuat hati miris ini datang dari sebuah akun Facebook bernama Andi Teposs. Tertanggal 18 Juli kemarin, Andi berkisah tentang nasib malang yang harus dialami oleh seorang gadis kecil berusia 6 tahun. Dalam cerita itu tidak disebutkan siapa nama lengkap si anak. Tapi semoga kisah ini bisa menjadi pelajaran yang berharga untuk para orangtua. Berikut merupakan kisah yang dituturkan oleh Andi di Facebook : "Pelajaran berharga untuk yang punya cucu atau anak ... Hari ini saya berkunjung ke sebuah rumah sakit, membezuk anak teman saya yang sedang sakit. Teman saya ini seorang wanita karir lulusan S2 dari sebuah universitas ternama. Anaknya adalah seorang anak perempuan yang cantik, umurnya baru 6 tahunan. Tak lupa saya membawakan sebuah boneka sebagai buah tangan...Waktu saya datang dia langsung mengenali saya sebagai teman mamanya .. Bu Siti ya?" &

Cara Masuk Surga Sekeluarga

Gambar
1. Coba suatu hari ingatkan seluruh anggota keluarga begini: "AYO , KITA KERJASAMA AGAR MASUK SURGA " 2. BAGAIMANA CARANYA? Lihat Qs. Ath-Thur 21-27. "Para penghuni surga membocorkan rahasianya bagaimana cara masuk surga sekeluarga. Mau tau?" 3. Ceritanya penghuni surga saling bercengkerama berhadap-hadapan, masing2 bertanya jawab bagaimana keluarga kalian dulu, KOK BISA MASUK SURGA? 4. JAWABANNYA SERAGAM : "Kami bisa masuk surga karena dulu di dunia, di keluarga kami SALING MENGINGATKAN satu sama lain tentang siksa pedih neraka". 5. Karenanya VISI RUMAH TANGGA orang beriman adalah: "Peliharalah dirimu dan keluargamu dari siksa neraka". (Qs.At Tahrim; 6). 6. RUMAHKU SURGAKU: Akan terjadi jika masing2 anggota keluarga memelihara dirinya dan mengingatkan anggota keluarga lainnya dari siksa neraka. 7. SIAPA YG TAK SEDIH: Jika ada salah seorang anggota keluarga ( Bapak , ibu, kakak atau adik) terjerumus ke lingkungan siksa

Al-Qur'an Ungkap Misteri Masa Iddah

Gambar
Jurnalmuslim.com - Seorang pakar genetika Robert Guilhem mendeklarasikan keislamannya setelah terperangah kagum oleh ayat-ayat Al-Quran yang berbicara tentang Masa Iddah (yaitu masa tunggu selama tiga bulan bagi wanita, untuk boleh menikah lagi) bagi wanita Muslimah yang dicerai suaminya seperti yang diatur Islam. Guilhem, membuktikan dalam penelitiannya, bahwa jejak rekam seorang laki-laki di tubuh wanita akan hilang setelah tiga bulan. Guilhem yakin dengan bukti-bukti ilmiahnya. Bukti-bukti itu menyimpulkan bahwa hubungan persetubuhan suami istri akan menyebabkan laki-laki meninggalkan sidik (rekam jejak) khususnya pada perempuan. Jika pasangan ini setiap bulannya tidak melakukan persetubuhan maka sidik itu akan perlahan-lahan hilang antara 25-30 persen. Dan, setelah tiga bulan berlalu, maka sidik itu akan hilang secara keseluruhan. Sehingga perempuan yang dicerai akan siap menerima sidik laki-laki lainnya. Bukti empiris ini mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penel

Monyet dan Dendam

Gambar
Di Kabupaten Ngada, Flores, NTT, ada sebuah teknik yang unik untuk berburu monyet di hutan. Si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup tanpa harus menggunakan senapan dan obat bius, dan tanpa cidera. Cara menangkapnya sederhana saja. Pemburu hanya menggunakan buah kelapa yang dilubangi pada bagian atas buah. Buah kelapa itu diisi dengan kacang yang telah diberi aroma untuk mengundang monyet-monyet datang. Setelah diisi kacang, buah-buah kelapa itu itu ditanam dalam tanah dengan menyisakan bagian atas kelapa tak tertutup tanah. Para pemburu melakukannya di sore hari. Besoknya, mereka tinggal meringkus monyet-monyet yang tangannya terjebak di dalam buah kelapa, tak bisa dikeluarkan. Kok, bisa ? Monyet-monyet itu tertarik kepada aroma yang keluar dari setiap buah kelapa. Mereka mengamati lalu memasukkan tangan untuk mengambil kacang-kacang yang ada di dalam. Tapi karena menggenggam kacang, maka monyet-monyet itu tidak bisa menarik keluar tangannya. Selama memperta

Keutamaan Bulan Syawal

Gambar
Kita baru saja melewati bulan Ramadhan, dan sekarang kita sudah berada di bulan Syawal, bulan kesepuluh dalam penanggalan hijriyah. Nyaris tidak ada penyambutan terhadap datangnya bulan syawal.  Berbeda dengan ketika menyambut Ramadhan, biasanya kita mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan!! Tapi untuk bulan Syawal, tidak pernah kita mendengar orang mengucapkan Marhaban Ya Syawal! Padahal, Syawal juga bulan istimewa dan memiliki keutamaan. Inilah beberapa keistimewaan bulan Syawal. Bulan Kembali ke Fitrah Syawal adalah bulan kembalinya umat Islam kepada fitrahnya, diampuni semua dosanya, setelah melakukan ibadah Ramadhan sebulan penuh. Paling tidak, tanggal 1 Syawal umat Islam “kembali makan pagi” dan diharamkan berpuasa pada hari itu. Ketibaan Syawal membawa kemenangan bagi mereka yang berjaya menjalani ibadah puasa sepanjang Ramadan. Ia merupakan lambang kemenangan umat Islam hasil dari "peperangan" menentang musuh dalam jiwa yang terbesar, yaitu hawa nafsu. Bulan Takbir Tan

Renungan Paska Lebaran

Gambar
Renungan dalam menjalani kehidupan.. 1. Jika Kita Memelihara  Kebencian dan Dendam, maka: Seluruh waktu dan pikiran yg kita miliki akan habis begitu saja. Kita tidak akan pernah menjadi Orang Produktif'. 2. Kekurangan Orang Lain  adalah 'Ladang Pahala' bagi kita untuk : » Memaafkannya, » Mendoakannya, » Memperbaikinya, » dan menjaga aib-nya. 3. Bukan 'Gelar dan Jabatan' yang menjadikan 'Orang Mulia'.  Jika kualitas pribadi (ahlaq) kita buruk, maka s emua itu hanyalah 'topeng kehidupan'. 4. Ciri Seorang 'Pemimpin yg Baik'* akan tampak dari : » Kematangan Pribadi, » Buah Karya, serta » Keselarasan antara 'Kata dan Perbuatan'-nya. 5. Jika Kita Belum bisa  Membagikan Harta atau  Membagikan Kekayaan, maka: Bagikanlah 'Contoh Kebaikan dan Kebijakan' karena itu sudah cukup untuk 'Menjadi Suri Tauladan'. 6. Jangan Pernah Menyuruh Orang lain utk Berbuat Baik,  'Sebelum Menyuruh Diri Sendiri',

Keutamaan Puasa Enam Hari Bulan Syawal

Gambar
Puasa enam hari bulan Syawal selepas mengerjakan puasa wajib bulan Ramadhan adalah amalan sunnat yang dianjurkan, bukan wajib. Seorang muslim dianjurkan mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal.  Banyak sekali keutamaan dan pahala yang besar bagi puasa ini. Diantaranya, barangsiapa yang mengerjakannya niscaya dituliskan baginya puasa satu tahun penuh (jika ia berpuasa pada bulan Ramadhan). Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits shahih dari Abu Ayyub Radhiyallahu 'Anhu bahwa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam bersabda: "Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan lalu diiringinya dengan puasa enam hari bulan Syawal, berarti ia telah berpuasa setahun penuh." (H.R Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa'i dan Ibnu Majah) Rasulullah SAW telah menjabarkan lewat sabda beliau: "Barangsiapa mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal selepas 'Iedul Fitri berarti ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Dan setiap kebaikan diganjar sepuluh kali lipat.

Prinsip Keseimbangan

Gambar
Hidup ini menganut prinsip keseimbangan : Ada seorang dermawan dari atas gedung ia menebar uang pecahan: Rp. 5.000,- Rp. 10.000,- Rp. 20.000,- Rp. 50.000,- Rp. 100.000,- Di bawah gedung banyak orang yang sibuk saling berebut memunguti uang yang berserakan *"TANPA ADA YANG PEDULI" sumber uang itu dari SIAPA.* Suatu saat, Sang Dermawan naik lagi ke atas gedung tersebut dan kali ini beralih *menebar kerikil-kerikil kecil ke dalam kerumunan orang yang ada di bawah.* Sontak terjadi keramaian. Ada yang terkena di kepala, bahu, tangan, punggung dan anggota tubuh lainnya. Mereka panik dan marah, menengadah ke atas berusaha *"MENCARI TAHU"* dari mana sumber dari kerikil-kerikil tersebut dijatuhkan? Itulah sikap dari kebanyakan manusia, *saat BERKAH (hal yang menguntungkan) datang, semua sibuk tanpa peduli siapa yang memberi dan sedikit sekali yang mampu berterima kasih dan mau mengucap syukur atas keberkahan tersebut.* Namun saat masalah datang, maka semua a

Pernak-Pernik Idul Fitri di RW-10 Antapani Kidul

Gambar
Ketua DKM Al-Muhajirin RW-10 Antapani Kidul, H Sigit Tjiptono tengah menyerahkan Sembako berupa beras 2,5 kg kepada salah satu mustahik Suasana Penyerahan Sembako (Beras) per paket 2,5 kg kepada tidak kurang dari 500 warga yang berhak menerima (mustahik) Ketua DKM Al-Muhajirin H Sigit Tjiptono menyampaikan ucapan Iedul Fitri 1437 H serta memohon bantuan kepada para ahli masjid untuk membantu menyalurkan zakat fitrah Para Jamaah Sholat Iedul Fitri yang dihadiri hampir seluruh warga RW-10 dan Masyarakat Sekitarnya Ketua RW-10 Antapani Kidul, H Dede Amar (Yang belum lama ini dilantik Walikota Bandung untuk menduduki jabatan baru sebagai Camat Rancasari tengah menyerahkan hadiah kepada para calon tahfiz Al-Qur'an Putra-Putri Warga RW-10 Ketua RW-10 H Dede Amar dan Ketua DKM H Sigit Tjiptono berfoto bersama tiga putra-putri calon tahfiz Al-Quran hasil gemblengan salah satu Program DKM Al-Muhajirin bagi Anak2

Khutbah Idul Fitri di Masjid Al-Muhajirin RW-10 Antapani Kidul

Gambar
Muslim yang sadar akan makna Ramadhan adalah yang akan terus memelihara interaksinya dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Walaupun ramadhan telah berlalu dia akan senatiasa istiqomah mengaplikasikan nilai-nilai kebajikan dengan berbagai ibadah sebagaimana yang telah ia lakukan selama ramadhan. Ia sangat yakin bahwa esensi ketakwaan seharusnya dapat tetap disemai dan ditumbuh suburkan pasca Ramadhan. Ia akan tetap istiqomah berusaha untuk shaleh terhadap dirinya dan kepada sesama, meskipun tidak diiming-imingi dengan ganjaran pahala yang belipat ganda seperti dalam Ramadhan. Hal itu disampaikan oleh Ust Sirojul Munir dalam Khutbah Iedul Fitri 1437 H di Lapangan/Halaman Belakang Masjid Al-Muhajirin RW-10 Antapani Kidul. Menurut Ust Sirojul, bahwa dalam merefleksikan nilai takwa dapat dijadikan sebagai sarana untuk memaksimalkan potensi amal shaleh pasca Ramadhan di antaranya tetap bersegara dalam merebut setiap peluang untuk melakukan kebaikan dan bersegera untuk melakukan kebaji

Penerimaan Zakat Fitrah Mengalami Kenaikan

Gambar
Dalam bulan ramadhan 1437 H tahun 2016 ini, penerimaan zakat, infaq/Shodakoh dan Fidyah mengalami kenaikan cukup signifikan. Zakat Fitrah misalnya, dalam bentuk uang mengalami kenaikan 12% atau mencapai Rp 18.966.500,- Sedangkan dalam bentuk beras naik 36% atau mencapai 178,5 kg. Hal itu disampaikan Wk Ketua DKM, H Mukhlis Effendi, dalam penyampaian laporan Penerimaan zakat/infak/shodakoh serta Penerimaan dari kencleng tarawih dan kecleng jum’at selama ramadhan 1437 H, dihadapan para Jamaah Shalat Ied, yang berlangsung di halaman belakang Masjid Al-Muhajirin RW-10 Antapani Kidul. Dalam laporannya H Mukhlis juga menyampaikan penerimaan Zakat Mal yang juga mengalami kenaikan 25% atau mencapai Rp 7.427.500,- Sementara Infaq/Shodakoh naik 16% atau Rp 9.495.000,- Seluruh penerimaan Zakat Fitrah dikonversikan dalam bentuk beras yang mencapai 729 paket beras dengan 2,5 kg/paket. Sedangkan untuk penerimaan INfak Shodakoh telah didistribusikan kepada Yayasan2 anak yatim dan kaum dhuafa yang b

Pelaksanaan Shalat Iedul Fitri di RW-10 Antapani Kidul

Gambar
Hasil Sidang Isbat yang digelar oleh Kemenag telah memutuskan bahwa Awal Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H jatuh pada hari Rabu, tanggal 6 Juli 2016. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kantor Kemenag,  Jl MH Thamrin, Jakpus, Senin (4/7/2016). Sehubungan dengan itu DKM Al-Muhajirin RW-10 akan melaksanakan Shalat Ied pada: Hari/tanggal : Rabu, 6 Juli 2016 Waktu : Pukul 06.30 Wib sd Selesai Tempat : Halaman Belakang Masjid Al-Muhajirin Jl Jayapura Antapani Imam/Khatib : Ust Sirojul Munir

Meraih Cahaya Ilahi, Memaknai Idul Fitri

Gambar
Seiring dengan cepatnya waktu berlalu, ternyata tanpa terasa ramadhan begitu cepatnya berjalan meninggalkan kita. Padahal kita belum maksimal membaca Al-Qur’an, belum maksimal shalat malam, belum maksimal melaksanakan shiyam dan juga belum optimal untuk melaksanakan ibadah-ibadah lainnya. Setetes air mata mengalir dari ujung mata, perasaan sedih bergemuruh dalam kalbu, Ya Allah, akankah ramadhan tahun depan, kami masih dapat bertemu lagi dengan bulan ramadhan? Dahulu para salafuna shaleh, air mata mereka meleleh membasahi pipi dan lihyah lantaran Ramadhan pergi meninggalkan mereka. Terkadang dari lisan mereka terucap sebuah doa, sebagai ungkapan kerinduan akan datangnya ramadhan dan ramadhan : اللَّهُمَّ بَلِّغْنَا رَمَضَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ وَرَمَضَانَ وَرَمَضَانَ... Ya Allah SWT, anugerahkanlah lagi kepada kami bulan Ramadhan, anugerahkanlah lagi kepada kami bulan Ramadhan, dan bulan Ramadhan, dan bulan Ramadhan… Suasana seperti ini bahkan berlarut hingga muncul ‘keheningan’