Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Khutbah Idul Fitri DKM Al-Muhajirin: Belajar dari Gerakan intelektual Salahuddin

Gambar
Jika umat Islam ingin Ust Deni Albar, Lc sebagai khatib dan Imam mendapatkan kemenangan di seluruh dunia maka harus belajar dari gerakan intelektual Salahuddin Al-Ayyubi dalam merubah masyarakatnya. Sejarah mencatat bahwa kemenangan Salahuddin membebaskan Al-Aqso terjadi di bulan ramadhan, bulan dimana umat Islam tengah berpuasa dan diturunkannya Al-Qur’an. Karena itu bulan ramadhan dipandang sebagai bulan totalitas ketaatan. Namun apa yang terjadi di zaman ini, kini tengah marak-maraknya muslim pilah pilih perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala, bahkan syariah Islam ada yang sengaja ditinggalkan dengan alasan kebangsaan, kebhinekaan, NKRI, dll. Yang lebih memprihatinkan saat ini justru menyebar ideologi yang penuh kemaksiatan dan jauh dari ajaran Islam, seperti komunisme, kapitalisme liberal, hedonism, dan fasisme. Demikian disampaikan, Ustadz Deni Albar, Lc, pada khutbah Idul Fitri 1438 H yang berlangsung di halaman belakang Masjid Al-Muhajirin RW-10 Antapani Kidul (25

Bahlul...Siapakah dia?

Gambar
Bahlul, adalah satu kata yang biasa kita gunakan untuk menggambarkan sifat orang yang bodoh, tapi tahukah kita dari mana asal kata itu..? Dikisahkan, sesungguhnya *BAHLUL* adalah seorang yang dikenal sebagai orang gila di zaman Raja Harun Al-Rasyid (Dinasti Abbasiyah). Pada suatu hari Raja Al-Rasyid lewat di pekuburan, dilihatnya Bahlul sedang duduk di sana. Raja Harun berkata kepadanya: "Wahai Bahlul, kapankah kamu akan berakal (sembuh dari gila)?" Mendengar itu Bahlul beranjak dari tempatnya dan naik ke atas pohon, lalu memanggil Harun Al-Rasyid dengan sekuat suaranya dari atas pohon, "Wahai Harun yang gila, kapankah engkau akan sadar....?" Harun Al-Rasyid pun menghampiri pohon itu dengan menunggangi kudanya dan berkata: Siapa yang gila, aku atau engkau yg selalu duduk dikuburan...? Bahlul berkata : "Aku berakal dan engkau yang gila!" Harun: "Bagaimana bisa?" Bahlul: "Karena aku tau bahwa istanamu akan hancur da

Detik-detik wafatnya Siti Khadijah RA

Gambar
Siti Khadijah RA adalah istri pertama Rasulullah. Orang yang pertama kali beriman kepada ALLAH dan kenabian Rasulullah. Orang yang sangat berjasa bagi dakwah Rasulullah dan penyebaran agama Islam. Siti Khadijah wafat pada hari ke-11 bulan Ramadlan tahun ke-10 kenabian, tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Khadijah wafat dalam usia 65 tahun, saat usia Rasulullah sekitar 50 tahun. PERMINTAAN TERAKHIR Diriwayatkan, ketika Khadijah sakit menjelang ajal, Khadijah berkata kepada Rasululllah SAW, "Aku memohon maaf kepadamu, Ya Rasulullah, kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadamu." "Jauh dari itu ya Khadijah. Engkau telah mendukung da'wah Islam sepenuhnya," jawab Rasulullah Kemudian Khadijah memanggil Fatimah Azzahra dan berbisik, "Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba, yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, aku malu dan takut memintanya sendiri, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa unt

Cara Khusyuk Membaca Al-Qur'an

Gambar
Oleh Dr. Muhammad Abdullah al-Muhaisini وفقه الله وحفظه هذه وصايا أثناء قراءة القران أود البوح بها لك يامحب .. Berikut beberapa kiat saat membaca Al-Qur'an yang ingin saya ketengahkan untuk Anda wahai sobat : ١- لاتعطي القرآن فضلة وقتك بل خصص له وقت محدد لاينازعك عليه أحد . 1. Jangan pernah Anda berikan waktu senggang untuk membaca Al-Qur'an, akan tetapi khususkan waktu baginya, dimana diwaktu tersebut tidak ada seorang pun yang akan mengganggu Anda. ٢- قبل القراءة جدد وضؤك ، واستقبل القبلة ، وابدأ بالاستعاذة ثم البسملة ، واستحضر فضل قراءة القرآن . 2. Sebelum membaca, perbaharuilah wudhu Anda, hadapkan (badan) ke kiblat, mulai dengan *ta'awudz*, kemudian *basmallah*, hadirkan (dalam hati) akan keutamaan membaca Al-Qur'an. ٣- ليكن صوتك وسطاً لامرتفعاً فتتعب وتزعج ولامنخفظاً فتمل وتنعس ، ولتكن سرعتك وسطاً لاسريعة فتهذ ولابطيئةً فتسئم 3. Bacalah dengan *suara sedang*, tidak terlalu tinggi yang akan membuatmu capek dan bosan. Tidak pula terlalu lirih yang